Because of You

Hal ini bermula ketika orang tua saya atau lebih tepatnya ibu saya bertanya kepada saya, “Gimana mbak kuliahnya?” Dan ketika itu saya menjawab dengan santai, “Ya biasa aja Ma.” Pertanyaan itu selalu terulang ketika kami bertemu, entah seminggu sekali, dua minggu sekali, sebulan sekali atau lebih. Dan saya pun kembali menanggapinya dengan jawaban yang sama. Suatu waktu terlintas dibenak saya mengapa Mama selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Apa yang dia harapkan dari seorang gadis kecil yang dulu ia timang yang kini sudah tumbuh dewasa dan berusia dua puluh tahun?

Dan ketika saya menemukan salah satu jawabanya, dimana ia berharap saya bisa menjadi ‘orang’ kelak dan bermanfaat untuk orang lain, ketika itu pula saya berpikir untuk menjadi seorang Teaching Assistent.

Menurut pandangan saya Teaching Assistent bukan pekerjaan yang mudah karena pada saat tersebut seorang Teaching Assistent dituntut untuk profesional dalam bekerja sama dan membagi waktu. Dan bukan pula pekerjaan yang terlalu sulit karena terbukti tidak sedikit dari mereka yang lulus tepat waktu dan dengan Indeks Prestasi Komulatif yang memuaskan. Teaching Assistent merupakan salah satu cara untuk mempelajari bagaimana berkomunikasi, terutama bagaimana cara menyampaikan ilmu agar mudah dipahami oleh orang lain, bagaimana bekerja sama dengan sebuah team, bagaimana mengelola waktu, dan bagaimana saya belajar untuk menyelesaikan semua masalah-masalah yang akan timbul.

Saya berharap ketika saya terpilih menjadi bagian dari Tim Asisten Laboratorium Komputer Manajemen akan banyak ilmu yang saya peroleh, hardskill dan softskill, yang akan bermanfaat untuk diri saya sendiri dan orang lain.

Selain sebuah pengalaman besar yang akan saya dapatkan pada proses seleksi ini, sebuah ilmu ikhlas pun akan saya peroleh.

Demikian Motivation Letter ini saya sampaikan, terima kasih.



(For information, my mother is the most incredible angel I ever know, she is the greatest inspirator for me. And I love her till no end )

Sistem Operasi Android


Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Review: Android


Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Pada awalnya dikembangkan oleh Android Inc, sebuah perusahaan pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel, kemudian Android dibeli oleh Google Inc. Dalam pengembangan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode Android di bawah Lisensi Apache, sebuah perangkat lunak berlisensi bebas dan standar terbuka perangkat seluler.

Terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama, yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS). Kedua, yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).